Beberapa Efek dari Lilin Aroma Terapi

No comment 4177 views

Lilin aroma terapi banyak diiminati sebagian orang karena dapat memberikan aroma wangi yang menyegarkan ataupun menenangkan di dalam ruangan rumah. Bahkan lilin aroma terapi disebut-sebut dapat membantu melepas stress. Sebenarnya ada beberapa efek dari lilin aroma terapi yang digunakan, ini berdasarkan pada kandungan lilin tersebut.

Lilin aromaterapi yang berasal dari minyak esensial atau minyak atsiri ini juga dianggap berperan dalam mengatasi berbagai kondisi kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pikiran.

Beberapa efek dari lilin aroma terapiBeberapa Efek dari Lilin Aroma Terapi

Namun dibalik wangi lilin aromaterapi yang mampu meredakan stress, ada baiknya untuk mempertimbangkannya sebelum hendak menggunakannya. Berikut efek positif maupun efek negative dari lilin aromaterapi yang bisa menjadi pertimbangan sebelum menggunakannya.

Efek Positif dari Lilin Aroma Terapi

  • Membuat Tubuh Rileks

Lilin aromaterapi yang dibuat dari minyak esensial umumnya memiliki beragam aroma wewangian. Terutama lilin aromaterapi dengan wangi lavender dan chamomile yang cocok untuk menenangkan, sehingga membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

  • Meningkatkan Mood

Dengan tubuh yang rileks kemungkinan besar juga dapat meningkatkan mood seseorang. Wangi lilin aromaterapi Geranium pilihan tetap untuk meningkatkan mood serta memperbaiki keseimbangan hormon.

  • Mengatasi Insomnia

Lilin aromaterapi yang diletakan di ruangan kamar tidur dapat membantu masalah insomnia yang kerap dialami banyak orang. Khususnya lilin aromaterapi sage dan mawar bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi insomnia.

  • Melegakan Pernapasan

Bagi sebagian orang yang mengalami masalah pada pernapasan seperti asma atau sinus dapat diatasi dengan lilin aromaterapi dengan wangi peppermint atau eucalyptus. Selain melegakan pernafasan, lilin aromaterapi ini juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mengatasi flue atau pilek.

  • Menghangatkan Tubuh

Saat cuaca dingin, selain mengkonsumsi makanan yang dapat menghangatkan tubuh. Lilin aromaterapi dengan wangi ginger atau jahe juga bisa menjadi pilihan karena dapat menghangatkan tubuh dari cuaca dingin serta mengatasi mual-mual dan masalah pencernaan.

Efek Negatif dari Lilin Aroma Terapi

  • Masalah Pernapasan

Lilin aromaterapi dianggap sebagai polutan karena terbuat dari hidrokarbon. Sehingga jika dihirup terutama dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma.

  • Pusing dan Sakit Kepala

Meski memiliki aroma yang wangi, lilin aromaterapi juga dapat mengakibatkan pusing dan sakit kepala. Ini disebabkan karena lilin tersebut mengandungan zat yang cukup berbahaya yakni toluene dan benzene.

  • Alergi

Bagi sebagian orang terutama penderita alergi wangi lilin aromaterapi ini dapat memicu alergi tersebut. Seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, serta mual.

  • Resiko Tumor

Paraffin sebagai bahan lilin aromaterapi akan menjadi polutan saat dibakar. Oleh karenanya, hal ini dapat menyebabkan resiko tumor, khususnya tumor ginjal.

  • Merusak struktur DNA

Lilin aromaterapi mengandung bahan kimia seperti paraffin serta formadehyde yang sangat beresiko untuk mengubah struktu DNA. Jika telah begitu, maka tubuh akan mudah terserang beragam penyakit.

  • Meningkatkan Resiko Kanker

Efek dari lilin aromaterapi yang berbahaya dan ditakuti adalah memicu kanker. Kanker, sebagai penyakit mematikan bisa ditimbulkan dari penggunaan lilin aromaterapi. Ini disebabkan lagi-lagi karena asam yang dihasilkan lilin tersebut merupakan sebuah polutan bahkan lebih berbahay dibanding asap rokok. Oleh karena itu, lilin aromaterapi sangat memungkinkan dalam peningkatan resiko kanker.

<============================================>
author
No Response

Leave a reply "Beberapa Efek dari Lilin Aroma Terapi"