Hindari Mengkonsumsi Daging Kambing atau Daging Sapi Secara Berlebihan

Ketika Hari Raya Idhul Adha tiba, tidak di pungkiri bahwa setiap keluarga minimal akan mendapat 1 bungkus atau lebih pada pelaksanaan Idul Qurban tersebut, sehingga setiap keluarga akan merasakan hidangan daging, bisa daging kambing maupun daging sapi dan hidangannya pun sesuai selera masing-masing, mungkin ada yang di Bakar/Sate/Rebus dll, tergantung selera dan kebisaan masing-masing dalam mengolah masakan daging tersebut.

Hindari Mengonsumsi Daging KambingSebetulnya ada banyak hal baik yang dikandung oleh daging merah seperti daging kambing dan daging sapi. Daging sapi misalnya, merupakan sumber protein dan nutrisi yang penting, misalnya zat besi, dan vitamin B12 yang penting untuk kesehatan. Meskipun begitu kadang tidak hanya daging saja yang ikut dikonsumsi, tapi juga lemak hewan tersebut, termasuk bagian dalam tubuh hewan alias jeroan, misalnya hati, otak, paru, usus, limpa dari hewan kurban itu mengandung purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat seseorang, inilah yang menjadi masalah ketika kita mengkonsumsi daging. Disamping itu Daging yang berasal dari kambing dan sapi memang banyak mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah.

Sembelit

Dampak langsung yang bisa saja terjadi ketika makan daging berlebihan adalah sembelit. Jika daging dikonsumsi berlebihan menjelang tidur maka akan merangsang terjadinya refluks isi lambung sehingga dapat mengganggu tidur. Di samping itu juga jeroan-jeroan kambing atau sapi selain meningkatkan kadar asam urat juga bisa meningkatkan kadar asam urat darah kita. Untuk itu bagi penderita hipertensi, kadar kolesterol darahnya tinggi (dislipidemia), kadar asam urat darahnya tinggi (hiperuresemia), penderita kencing manis dan kegemukan, harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi daging kambing atau sapi dalam jumlah berlebihan.

Purin dan Gout

Kandungan Purin tinggi kadarnya dalam jeroan hewan sangat erat kaitannya dengan penyakit gout atau yang lebih populer kita kenal sebagai asam urat. Di dalam tubuh purin akan terurai menjadi uric acid atau asam urat. Produk sisanya akan mengkristal, terakumulasi di sendi dengan bentuk ujung kristal yang biasanya tajam hingga menyebabkan peradangan sendi yang terasa nyeri. Tak heran biasanya mereka yang sudah pernah kena serangan gout, disarankan untuk menghindari makanan yang kaya purin.
Untungnya berbagai studi tentang penyakit ini telah menunjukkan mana makanan yang benar-benar jadi sumber serangan gout. Salah satunya, peneliti menemukan pula bahwa susu rendah lemak bisa mencegah kemunculan gout.

Related Post

<============================================>
No Response

Leave a reply "Hindari Mengkonsumsi Daging Kambing atau Daging Sapi Secara Berlebihan"