Inilah Bahaya Makan Jeroan Yang Tidak Kamu Ketahui

Inilah Bahaya Makan Jeroan Yang Tidak Kamu Ketahui

Siapa yang tidak kenal dengan jeroan? Makanan yang selalu membuat setiap orang selalu ketagihan. Yang dimaksud jeroan adalah semua bagian tubuh hewan kecuali otot dan tulang seperti ampela, hati, jantung, usus, limpa, dan lain-lain. Hampir 70% orang Indonesia pernah mengonsumsi jeroan bahkan menjadi santapan yang menyenangkan. Namun ada pula negara yang melarang penduduknya untuk mengonsumsi dengan alasan mengganggu kesehatan tubuh  seperti Amerika. Di indonesia sendiri, jeroan dapat dibuat menjadi berbagai jenis makanan yang tentunya menggugah selera seperti sate, gulai, hingga soto.

Memang jeroan memiliki banyak kandungan gizi seperti protein, vitamin, serta mineral. Namun jika dikonsumsi secara rutin dan berlebihan berdampak tidak baik bagi tubuh. Inilah beberapa dampak bahaya konsumsi jeroan:

1.Tinggi kolesterol

Jeroan memang dikenal dengan kandungan lemak serta kolesterol yang tinggi. Kolesterol tinggi dapat berakibat buruk pada tubuh yang menimbulkan berbagai penyakit seperti jantung koroner, stroke, serta obesitas. Biasanya bagian jeroan yang paling tinggi mengandung kolesterol antara lain hati, usus, dan otak.

Konsumsi jeroan tentu boleh saja tetapi secukupnya saja. Disarankan saat mengonsumsi jeroan didampingi dengan hidangan sayuran serta buah-buahan yang berfungsi untuk mencegah penyerapan kolesterol dari makanan. Selain itu juga didamping dengan olahraga ringan secara rutin dan teratur seperti lari, jogging, renang, atau senam. Olahraga ini bisa dilakukan dalam waktu 30 – 60 menit setiap harinya.

2. Racun

Beberapa dari jeroan ternyata mengandung racun. Bagian jeroan seperti hati dan usus paling tinggi kandungan racun. Kandungan racun yang terdapat dalam jeroan antara lain timah, arsenik, merkuri, kromium, selenium, atau kadmium. Hati pada hewan memiliki fungsi yang sama seperti hati pada manusia. Hati berfungsi sebagai penyerap racun. Oleh karena itu, senyawa racun paling banyak terkandung dalam hati. Namun, anda dapat menyiasatinya dengan memasaknya dengan benar. Caranya, mulailah dengan mencuci hati hingga bersih. Kemudian rebus hingga benar-benar matang. Jika tidak dimasak dengan benar, kandungan racun yang ada dihati tidak hilang.  Sedangkan bagian jeroan lain seperti usus juga memiliki kandungan racun yang tinggi pula. Anda ketahui bahwa usus merupakan suatu organ berada dari ujung lambung hingga anus. Selain itu, usus juga sangat mudah terkontaminasi oleh penyakit lain. Jadi anda harus bisa memasaknya dengan benar dan benar-benar bersih. Hal yang perlu diperhatikan, usus yang tidak dibersihkan lebih dari 4 jam dianggap tidak layak untuk dikonsumsi.

3. Asam urat

Tidak hanya kolesterol tinggi, jeroan juga mengandung asam urat yang tinggi pula. Hal yang perlu diketahui bahwwa kandungan purin dalam tubuh manusia mencapai 85%. Oleh karena itu, kandungan purin yang patut anda konsumsi sehari-harinya tidak boleh melebih dari 15%. Jeroan sendiri menganduung kadar purin yang tinggi. Jadi ketika anda mengonsumsi jeroan secara berlebihan, maka purin yang ada di dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat. Kadar asam urat yang tinggi dapat menumpuk terutama pada daerah persendian sehingga timbul keluhan seperti nyeri sendi, radang, hingga menyebabkan bengkak. Namun anda dapat menyiasatinya dengan konsumsi  makanan yang banyak mengandung potasium seperti kentang, tomat, pisang, yogurt serta buah-buahan yang kay akan vitamin C. Konsumsilah makanan tersebut berdampingan dengan makan jeroan. Hindari makanan pendamping seperti emping, melinjo, atau manisan yang terbuat dari gula buatan karena hal tersebut semakin memperparah kondisi yang ada. Tambahkan pula konsumsi air putih1-2 liter perharinya secara rutin dan teratur.

Terlepas dari semua itu, memakan jeroan boleh-boleh saja asalkan tidak berlebihan. Cucilah jeroan hingga benar-benar bersih tanpa ada noda darah yang tertinggal. Kemudian rebuslah jeroan hingga benar-benar matang pula. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan segala racun serta bibit penyakit yang ada di dalam jeroan tersebut. Jika anda tidak ingin memasaknya secara langsung, anda  dapat memasukkan jeroan tersebut kedalam freezer atau lemari es.

 

Related Post

<============================================>
author
No Response

Leave a reply "Inilah Bahaya Makan Jeroan Yang Tidak Kamu Ketahui"