Mengobati Iritasi Kulit Pada Bayi

No comment 4114 views
Mengobati Iritasi Kulit Pada Bayi

Mengobati Iritasi Kulit Pada Bayi

Iritasi kulit pada bayi bisa terjadi di area mana saja dan biasanya membuat ibu menjadi panik. Hampir kebanyakan bayi pernah mengalami iritasi, dikarenakan kulit bayi sangat tipis dan rentan dengan bakteri. Kita tahu kulit bayi sangat sensitif terhadap sentuhan ataupun gesekan. Buat para ibu, jangan kuatir, karena mengobati iritasi kulit pada bayi tidak susah kok.

Bayi yang gemuk mempunyai kemungkinan lebih besar mengalami iritasi daripada bayi yang bertubuh kecil. Kejadian ini dapat disebabkan karena pada bayi yang gemuk kulitnya cenderung berlipat-lipat sehingga lebih berpotensi mengalami iritasi. Iritasi kulit pada bayi umumnya banyak terjadi di area pipi, paha juga siku. Sebelum melakukan pengobatan, alangkah lebih baik buat para ibu mengetahui penyebab terjadinya iritasi.

Faktor penyebab

Iritasi kulit pada bayi dapat disebabkan berbagai macam faktor, baik itu dari luar ataupun dalam. Namun, pengaruh faktor dari luar yang menyebabkan iritasi kulit sangat dominan. Sangat penting untuk mengetahuinya, karena ini akan membantu jenis perawatan apa yang akan diberikan kepada bayi Anda.

Faktor luar

  • Popok

Penggunaan popok yang lama dapat memicu eksim karena popok yang basah sangat lembab. Gantilah popok setelah basah. Jangan membuat si kecil selalu memakai popok, karena kulit bayi juga butuh bernafas. Makin sering kulit bayi bebas, semakin berkurang resiko bayi terkena iritasi.

  • Keringat

Keringat dapat dipicu suhu tubuh bayi yang meningkat, yang akhirnya juga berperan untuk meningkatkan kadar kelembaban pada pakaian bayi yang basah.

  • Sabun

Penggunaan sabun yang berlebihan akan membuat kulit bayi semakin mengering sehinga kuman menjadi lebih gampang masuk.

  • Makanan baru

Tubuh bayi akan merespon berbeda terhadap makanan yang baru pertama kali masuk ke perutnya. Respon ini biasanya dikeluarkan berbentuk iritasi.

Faktor dalam

Alergi merupakan satu-satunya faktor pemicu terjadinya iritasi dari dalam tubuh bayi. Iritasi ini biasanya diturunkan oleh keluarga yang mempuyai riwayat alergi.

Gejala iritasi

Ada banyak gejala atau tanda-tanda ketika bayi mengalami iritasi kulit. Gejala ini biasanya terlihat dan bisa langsung ditangani. Gejala iritasi kulit yang paling sering muncul ditandai dengan warna kemerahan di area iritasi, terasa gatal dan kadang bengkak. Gejala yang muncul biasanya berlokasi di wajah, punggung, bokong dan kadang dapat terjadi pada area kelamin.

Pencegahan dan pengobatan

Setelah mengetahui penyebab iritasi, masihkah Anda ingin mencoba mengabaikan si mungil? Tentu tidak kan. Pencegahan sudah harus dilakukan demi menjaga kesehatan si kecil. Salah satu yang perlu dilakukan dalam menjaga kesehatan bayi adalah cukup dengan menjaga kebersihan. Kebersihan dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimulai dengan mengganti popok bayi secara rutin, juga mengantisipasi kemungkinan bayi berkeringat secara berlebihan.

Ketika para ibu sudah melakukan tindakan pencegahan namun iritasi tetap terjadi, langkah selanjutnya adalah mengobati. Mengobati iritasi kulit pada bayi tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Seperti yang sudah kita tahu kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa, baik dari ketebalannya maupun dari kekebalannya.

  • Krim bayi

Oleskan krim bayi pada bagian tertentu yang dianggap rawan mengalami iritasi. Sebelum mengoleskan krim, pastikan kulit sudah kering.

  • Bedak

Sekarang ini sudah banyak bedak bayi yang dikhususkan untuk mengobati iritasi. Berikanlah bedak sesuai dengan aturan pakainya.

  • Bantuan medis

Iritasi yang terjadi pada bayi sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika hal ini terus terjadi dan semakin parah, ada baiknya Anda ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

<============================================>
author
No Response

Leave a reply "Mengobati Iritasi Kulit Pada Bayi"