“The Golden Time” bagi penderita yang terkena serangan Stroke

FAST-StrokeStroke memang menakutkan dan Umumnya kita sebagai manusia normal tidak ingin membicarakan sesuatu yang terdengan mengerikan, ketika hal itu benar-benar terjadi dengan kita. Bila Anda benar-benar ingin menghindari, maka ada pengetahuan wajib yang perlu anda ketahui dari saat ini, ketika anda benar-benar sedang dalam kondisi sehat.

Keputusan yang cepat bisa menyelamatkan jiwa orang terdekat Anda, Mungkin hal tersebut bukan keputusan besar tapi bisa sangat besar efeknya bagi si penderita.

Untuk kasus Stroke sendiri, riwayat penderita dalam keluarga bisa memperbesar faktor Dominan dalam kasus penderita Stroke itu sendiri, akan tetapi hal itu tidak menghilangkan faktor Resiko bagi yang tidak ada riwayat dalam keluarga yang terkena Stroke itu, karena secara umum stroke berpengaruh terhadap pola hidup dan pola makan yang sehat, dalam kehidupan kita sehari-hari.

Waktu emas perawatan otak penderita Stroke. Ada obat yang bisa menyelamatkan sel-sel otak dalam beberapa jam setelah stroke iskemik (tipe yang paling umum), menyerang, tipe obat ini adalah penghancur gumpalan yang menyumbat pembuluh darah otak.

Jadi, begitu anda menandai ada keluarga memiliki gejala awal stroke (yang Anda bisa ingat dari empat daftar di bawah) larikan  rumah sakit atau Pusat Rehabilitasi Stroke terdekat secepat mungkin.

Act-FAST-Now

Menelepon ambulans dan menyerukkan kata ‘Stroke’ bisa menggandakan atau meningkatkan empat kali lipat kesempatan untuk segara memulihkan pasien dengan obat pencair gumpalan di pembuluh darah otak.

Datang terlambat sedikit saja, sudah menjadi alasan, mengapa hanya 1 dari 25 orang yang benar-benar dinyatakan masih perlu mendapatkan perawatan tersebut.

Anda masih belum yakin dengan gejala awal stroke, inilah tips yang dibagi oleh Real Age, think  F-A-S-T , (berpikir cepat) terhadap empat hal ini.

act-FAST

F-A-S-T :

Face (Wajah):

Mintalah yang bersangkutan untuk tersenyum,(jika itu Anda, lihatlah ke cermin). Bila satu sisi wajah melorot, itu bisa jadi stroke.

Arm (Lengan):

Minta orang yang bersangkutan mengangkat tangan. Bila satu tangan tak bisa mengangkat tangan lurus benar, alih-alih mengambang ke depan, maka itu kemungkinan stroke.

Speech (Bicara):

Minta yang bersangkutan untuk mengulang kalimat sederhana. Bila bicaranya cadel, gugup dan tidak jelas, bisa jadi ia terkena stroke.

Time (Waktu): 

Jangan ragu segera telpon ambulans atau larikan ke rumah sakit segera.

Related Post

<============================================>
No Response

Leave a reply "“The Golden Time” bagi penderita yang terkena serangan Stroke"